Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Tuntut Hak Lahan, Pekerjaan dan Kompensasi Dampak Tambang Aliansi Anak Adat Blokade Jalan PT MDA di Luwu

Ist

VoiceNews.id – Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Anak Adat memblokade akses jalan utama menuju area operasional PT Masmindo Dwi Area di Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Jumat (9/8/2025).

Aksi ini memutus jalur masuk bagi kendaraan operasional maupun karyawan perusahaan ke wilayah tambang.

Warga menutup akses jalan dengan kendaraan dan membuat portal dari bambu.

Dalam orasinya, massa menegaskan tuntutan mereka untuk pembebasan lahan adat yang hingga kini statusnya masih menjadi sengketa antara warga dan perusahaan serta prioritas tenaga kerja lokal, khususnya bagi masyarakat adat di sekitar area tambang.

“Ini tanah leluhur kami. Kami hanya meminta hak kami diakui dan warga sekitar diberdayakan.

Jangan kami hanya jadi penonton di tanah sendiri,” ujar Wartawan Pasande, salah satu tokoh masyarakat dalam aksi tersebut.

Selain memblokade gerbang perusahaan, aksi solo juga dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga yang muak dengan debu yang ditimbulkan oleh aktifitas PT Masmindo Dwi Area.

Sebagai bentuk perjuangan Ibu rumah tangga tersebut nekad menidurkan tiang bendera Merah Putih di badan jalan untuk menghalau kendaraan perusahaan.

Menurutnya kerusakan rumah dan kesehatan warga akibat debu bukanlah sekadar keluhan, melainkan masalah serius yang harus segera ditangani.

“Lihat rumah saya diselimuti debu, sudah tidak layak huni, kalau hujan banjir lumpur karena tidak ada drenaisenya. Saya akan terus melakukan aksi ini sampai tuntutan saya dipenuhi,” ucap Neni Sambawa.

Sementara itu, Perwakilan PT Masmindo Dwi Area, Deamole Yusuf, yang menjabat sebagai Senior Clinical Data Manager, turun langsung menemui massa aksi.

Ia menyatakan komitmen perusahaan untuk menindaklanjuti seluruh tuntutan warga, termasuk pembebasan lahan dan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Ketika ada perekrutan, masyarakat adat akan menjadi prioritas. Transparansi itu pasti ada. Untuk pembebasan lahan, kita perlu koordinasi lebih lanjut, dan kami siap segera melakukan pertemuan,” kata Deamole Yusuf di hadapan massa.

Untuk diketahui, PT Masmindo Dwi Area merupakan perusahaan tambang emas yang beroperasi di Kecamatan Latimojong, salah satu wilayah pegunungan di Luwu yang kaya sumber daya mineral.

Sejak awal beroperasi, proyek ini kerap menuai sorotan dari sebagian warga adat yang mengklaim lahan tambang berada di atas tanah warisan leluhur mereka. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini