Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Dorong Modernisasi Pertanian, Bupati Luwu Utara Serahkan Combine Harvester ke Petani Mappedeceng

MASAMBA – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa tiga unit mesin panen padi combine harvester kepada tiga kelompok tani di Desa Cendana Putih, Kecamatan Mappedeceng, Minggu (15/6/2025)

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempercepat modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas petani.

Tiga kelompok tani penerima bantuan tersebut masing-masing adalah Kelompok Tani Sibaliresoe III, Patobu I, dan Sederhana.

Dalam sambutannya, Andi Rahim menegaskan bahwa alsintan yang diberikan harus dikelola secara profesional dan produktif. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya digunakan untuk kepentingan sesaat, tetapi mampu menjadi sumber pengembangan usaha bagi kelompok tani.

“Combine ini harus menjadi modal produktif. Jangan sampai menjadi besi tua. Saya harapkan alat ini bisa ‘beranak’, dan dalam tiga tahun kelompok tani sudah mampu menambah unit baru dari hasil pengelolaan sendiri,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih besarnya nilai ekonomi sektor pertanian Luwu Utara yang mengalir ke luar daerah. Dari potensi sekitar Rp1,5 triliun, sebagian besar belum dinikmati secara optimal oleh masyarakat lokal akibat keterbatasan fasilitas pengolahan dan kepemilikan alsintan.

“Kita punya lahan luas dan potensi besar, tapi fasilitas pengolahan masih minim. Karena itu, kita harus mulai membangun gudang, pabrik, dan jaringan pengolahan sendiri. Bantuan alsintan ini adalah tonggak awal menuju pertanian yang mandiri dan modern,” ujarnya.

Selain itu, Andi Rahim mendorong kelompok tani untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha lokal dan lembaga perbankan, serta menyisihkan sebagian hasil panen sebagai tabungan modal untuk pengembangan alsintan di masa depan.

Kegiatan penyerahan bantuan ditutup dengan penandatanganan komitmen kerja sama antara kelompok tani, pengusaha, dan pemerintah daerah sebagai bagian dari strategi pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, H. Karimuddin, para kepala desa, ketua kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta mitra pengusaha pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini