Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Wakil Ketua DPRD Luwu Utara Singgung Pemekaran Provinsi Luwu Raya pada Perayaan Natal IKAT di Tanalili

LUTRA, VoiceNews.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara, Karemuddin, menyinggung pentingnya wacana pemekaran Provinsi Luwu Raya dalam sambutannya pada Perayaan Natal Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) yang digelar di Gereja Toraja Jemaat Salubua, Dusun Pateai, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (9/1/2026) kemarin.

Dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut, Karemuddin menyampaikan bahwa Tanah Luwu memiliki sejarah panjang sebagai wilayah besar di masa lalu dan saat ini merupakan bagian yang utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menilai, ke depan masyarakat Luwu Raya perlu berpikir lebih jauh dalam mendorong kemandirian daerah demi percepatan pembangunan.

“Keluarga yang besar akan melahirkan masyarakat yang kuat, dan masyarakat yang kuat akan melahirkan bangsa yang besar. Dari keluarga pula kita mulai membangun masa depan daerah,” ujar Karemuddin di hadapan jemaat dan keluarga besar IKAT.

Menurutnya, dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar Ikatan Keluarga Toraja, sangat dibutuhkan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan daerah, termasuk wacana pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Karemuddin juga menegaskan bahwa nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan yang terkandung dalam perayaan Natal sejalan dengan semangat membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

Perayaan Natal IKAT yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, serta menjadi momentum mempererat persaudaraan lintas suku dan agama di Kabupaten Luwu Utara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini