Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

UPT Pariwisata Luwu Utara Tekankan Disiplin dan Pengawasan Wisata Jelang Ramadan

LUWU UTARA, – Kepala UPT Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Luwu Utara, Lukman, menegaskan pentingnya kedisiplinan kerja bagi seluruh staf, baik ASN maupun non-ASN. Penegasan ini disampaikan dalam rapat internal di Kantor UPT Pariwisata, Selasa (25/2/2025), sebagai tindak lanjut dari arahan Wakil Bupati Jumail Mappile sehari sebelumnya.

“Saya minta kita semua, baik ASN maupun non-ASN, untuk lebih disiplin, khususnya soal kehadiran. Ini kunci agar kinerja kita semakin maksimal,” tegas Lukman.

Menurutnya, tantangan di sektor pariwisata kian kompleks, sehingga diperlukan kekompakan dan kerja sama yang solid antarstaf untuk menjawab kebutuhan pengelolaan dan pengawasan objek wisata, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

“Mobilitas masyarakat biasanya meningkat menjelang Ramadan. Dalam 2–3 hari ke depan, pengawasan di lokasi wisata harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Lukman, yang juga mantan Pranata Humas di Diskominfo ini, menginstruksikan agar seluruh staf aktif melakukan pendataan kunjungan di objek-objek wisata yang ramai dikunjungi.

“Saya baru mengikuti FGD BPS, dan kita diminta memperluas sampel data kunjungan wisata. Ini penting sebagai indikator makro ekonomi sektor pariwisata,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa data kunjungan tidak hanya difokuskan pada objek wisata yang dikelola pemerintah, tetapi juga lokasi lain yang berpotensi menyumbang angka kunjungan tinggi.

“Pendataan ini adalah instruksi langsung dari Sekda. Kita harus support agar sektor pariwisata Luwu Utara punya data yang akurat dan komprehensif,” pungkas Lukman.

Dengan peningkatan kedisiplinan dan pengawasan, UPT Pariwisata Luwu Utara menargetkan pelayanan yang lebih baik sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini