Manajemen PT BMS Turun Temui Massa Aksi di Luwu
LUWU, VoiceNews.id – puluhan warga melakukan aksi demo di depan Kantor PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS), Senin (27/7/2025). Mereka menyuarakan agar perwakilan bertemu langsung dengan pihak manajemen perusahaan.
Permintaan tersebut direspons dengan baik pihak manajemen PT BMS mempersilakan tiga orang perwakilan massa untuk masuk dan melakukan mediasi.
Tak lama setelah mediasi, pendemo kembali mendesak pimpinan PT BMS keluar dan menemui mereka secara langsung. Melihat situasi yang mulai memanas serta adanya kemacetan panjang, pihak kepolisian sebagai mediator akhirnya menyarankan manajemen PT BMS untuk menemui massa di luar.
Manajemen PT BMS akhirnya turun langsung dan menemui massa aksi di depan Pos 1 perusahaan. Site Manager PT BMS, M. Aldin, langsung menanggapi empat poin tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran.
Dalam tuntutannya mereka menyuarakan penolakan segala bentuk pengurangan tenaga kerja, memberdayakan masyarakat lokal dan menjalankan transparansi tenaga kerja lokal serta Melakukan transparansi komposisi tenaga kerja 70/30 di PT BMS.
Di depan para pendemo M. Aldin mengatakan pengurangan tenaga kerja tidak dapat dihindari karena proyek telah memasuki tahap penyelesaian. Namun demikian, perusahaan tetap memberikan kesempatan pertama bagi pekerja konstruksi untuk mengikuti seleksi kembali.
“Terkait pemberdayaan tenaga kerja lokal dan transparansi penerimaan ini audah dilakukan dari data mitra seleksi utk pemberkasan itu 72-73% yang lolos berkas adalah masyarakat luwu (7317) belum yang berdomisili di luwu dan untuk transparansi ini sudah kami jalankan dimana dari awal pendaftran sampai pengumuman bemberkasan itu kami smpaikan melalui website resmi PT BMS,” ucapnya.
Ia juga menegaskan seluruh proses perekrutan dilakukan secara transparan. Mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi.
“Semuanya kami sampaikan melalui website resmi PT BMS,” tutup M. Aldin.


Tinggalkan Balasan