Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Demo di DPRD Palopo Ricuh, Sejumlah Fasilitas Rusak

PALOPO,VoiceNews.id – Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh dan bentrok dengan aparat kepolisian, Senin (1/9/2025).

Kericuhan pecah sekitar pukul 16.00 Wita ketika massa memaksa masuk ke ruang paripurna DPRD di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Wara Utara.

Pagar pengamanan yang dijaga aparat tidak mampu menahan desakan mahasiswa.

Sesampainya di ruang paripurna, demonstran melampiaskan amarah dengan membanting meja dan kursi, mencoret dinding dengan umpatan, serta merusak fasilitas gedung.

Kaca-kaca di bagian depan gedung pecah berkeping-keping akibat lemparan batu.

Situasi semakin memanas ketika aparat kepolisian menembakkan gas air mata sebanyak lima kali untuk memukul mundur massa.

Namun, aksi saling lempar batu tetap terjadi hingga halaman gedung dipenuhi pecahan kaca dan batu.

Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Dharma, yang berada di lokasi sempat mengingatkan anggotanya agar tetap tenang menghadapi aksi brutal mahasiswa.

“Saya minta para anggota kepolisian jangan tersulut emosi, kendalikan diri, itu adik kalian,” teriaknya di tengah kerumunan.

Ia menegaskan bahwa pelaku perusakan gedung DPRD akan diburu dan diproses hukum.

Ketegangan juga sempat merembet ke luar gedung. TNI dikerahkan untuk meredam massa dari dua sisi, yakni mahasiswa dan kelompok masyarakat.

Bentrokan semakin memanas karena diduga adanya provokasi dari oknum tidak bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini