Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Merasa Nama Baiknya Dicemarkan, Putri Dakka Laporkan Humas Polda Sulsel ke Propam Polri

PALOPO,VoiceNews.id – Putriana Hamda Dakka atau lebih dikenal Putri Dakka mengaku secara resmi telah melaporkan Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Didik Supranoto, ke Divisi Propam Mabes Polri di Jakarta Selatan Rabu (28/1/2026).

Menurut Putri Dakka laporan tersebut terkait tindakan Kombes Pol Didik yang diduga menyebarkan narasi kepada wartawan berisi informasi yang mencemarkan nama baik sebagai mantan calon anggota DPR RI Fraksi Nasdem untuk Dapil Sulawesi Selatan.

Melalui rilisnya tertulis yang diterima media ini, Putri Dakka menyebut laporan ini muncul menjelang proses pengisian jabatan antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi Nasdem untuk Dapil Sulsel, dimana dirinya mengaku menjadi sasaran black campaign yang bersifat politis.

“Dalam pemberitaan yang disebarkan oleh Kepala Humas Polda, Putri Dakka disebut sebagai tersangka dalam dugaan pidana subsidi umroh. Padahal, menurut fakta hukum dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/866/VIII/2025/SPKT/POLDA SULSEL, tanggal 29 Agustus 2025, tidak ada peristiwa pidana yang dilaporkan atas nama dirinya,” tulis Putri Dakka melalui rilis yang diterima media ini.

Putri Dakka mengaku selama ini ia sangat rutin menjalankan program “Sedekah Jariyah Umroh Gratis” bagi masyarakat kurang mampu, imam masjid, guru ngaji dan muazin sejak 2022. Pada periode 2024–2025, Putri Dakka membiayai program subsidi umroh senilai total Rp6,94 miliar.

“Dari total peserta 370 orang, uang yang diterima dari jamaah sebesar Rp5,9 miliar, sehingga Putri Dakka memberikan subsidi langsung sekitar Rp1,2 miliar,” tulisnya.

Putri berharap agar profesionalisme penyidik dikedepankan untuk menghindari tindakan sewenang-wenang (abuse of power) dan kesesatan hukum (misbruik van rect process), sesuai Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.

“Saya menyatakan sepenuhnya percaya kepada integritas Dirkrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Setiadi Sulaksono,” tutup rilis yang diterima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini